Kisah Semut dan Belalang

Posted on

Alkisah pada zaman dahulu kala ada seekor semut yang bersahabat baik dengan seekor belalang.

Mereka suka sekali berpesta. Setiap malam mereka akan menghabiskan waktu untuk berpesta, makan-makan dan menikmati minuman. Berpesta dan berpesta itulah rutin mereka.

Kisah Semut dan Belalang 1


Sehingga suatu hari, sang semut mula menyedari, walaupun sekarang ini musim panas musim tengkujuh pasti akan datang juga.

Dia terfikir kalau dia terus berpesta dan menghabiskan makanan dan minuman, maka apa yang akan di makan bila musim tengkujuh tiba.

“saya tidak boleh berterusan begini, saya harus berkerja untuk mendapatkan makanan untuk bekalan ku di musim tengkujuh, “katanya.

Akhirnya, sang semut mula mencari makanan untuk persiapan apabila nanti musim tengkujuh melanda. Hari demi hari sang semut terus mengumpulkan makanan sementara sahabatnya sang belalang terus menerus menghabiskan masanya bersuka-ria.


Sang semut berkali-kali menasihatinya tapi hanya sia-sia kerana dia tetap tidak mempedulikannya.

Musim tengkujuh pun tiba sang semut tidak lagi keluar mencari makanan.

Kisah Semut dan Belalang 2

“Nasib baik saya dapat mengumpul banyak makanan,” katanya.

Suatu hari di musim itu, ketika sang semut sedang berehat dia terdengar suara ketukan dari luar.

“TOK…TOK…TOK”

Sang semut menjenguk dari jendela dan dilihatnya sahabatnya, sang belalang yang basah kuyup dan sedang kedinginan menanti di luar pintu.

Sang semut pun membuka pintu lalu menanyakan keadaan si belalang.

Rupanya sang belalang sedang kelaparan kerana sudah berhari-hari tidak makan.

“Tolong saya wahai sahabat ku semut, berilah saya sedikit makanan bila tidak saya pasti akan mati.”

Semenjak hari itu sang belalang telah banyak berubah. Dia sudah menjadi seekor belalang yang rajin berkerja.