Lainnya

9 Langkah Mengambil Alih Karir dan Lakukan Perubahan!

9 Langkah Mengambil Alih Karir dan Lakukan Perubahan! 1

9 Langkah Mengambil Alih Karir dan Lakukan Perubahan! 2Percaya pada diri sendiri merupakan modal utama untuk melakukan perubahan karir

Bagi beberapa orang tidak jadi masalah menghadapi rutinitas dan situasi kerja monoton ataupun karir itu-itu saja, serta tidak banyak perubahan yang terjadi. Namun bagi orang-orang tertentu perubahan adalah sesuatu yang ditunggu-tunggu. Rutinitas dan karir terasa menjadi sangat menjenuhkan, setiap hari terasa berjalan lebih lambat. Apalagi bila membayangkan tidak ada jenjang karir, ini artinya untuk belasan atau puluhan tahun ke depan kamu hanya akan mengerjakan pekerjaan dan rutinitas yang sama.

Faktanya tidak banyak perusahaan yang mempunyai jenjang karir yang bagus. Hari ini menjadi staf atau supervisor, lusa dan 5 tahun ke depan kemungkinan masih sama. Ya mungkin itu tidak begitu buruk dibandingkan kesulitan-kesulitan yang mungkin dihadapi ketika akan melakukan perubahan karir.

Keputusan mengganti karir merupakan keputusan yang paling berani dan dapat mengubah hidup anda. Keputusan yang tidak semua orang dapat lakukan karena mempunyai resiko besar. Jika kamu sudah berkeluarga maka resikonya ada keseimbangan pendapatan keluarga akan terganggu, apalagi bila hanya kamu sendiri yang bekerja.

Tidak pernah ada waktu yang tepat bila membicarakan keputusan melakukan perubahan karir, karena pasti selalu ada halangan dan rintangan yang menghalangi keputusan tersebut muncul. Lalu kapan waktu yang realistis untuk melalukan perubahan karir? Apakah menunggu ekonomi negara membaik? Apakah menunggu bos kamu sekarang pergi untuk selama-lamanya supaya posisinya bisa kamu isi? atau menunggu faktor eksternal, mungkin PHK, perusahaan gulung tikar, dan sebagainya?

Waktu yang tepat untuk melakukan perubahan karir adalah sekarang! Mulai rencanakan karir kamu yang lebih baik dari ketika ini juga. Anda tentu menginginkan segala sesuatunya menjadi lebih baik, tetapi kamu harus tahu apa yang akan kamu lakukan. Sudah ketikanya kamu mengkaji dan mengeluarkan potensi kamu sebenarnya. Satu hal yang pasti, langkah-langkah perubahan karir itu harus kamu sendiri yang menciptakannya, bukan istri, suami, anak, ibu, ataupun sahabat terbaik dan terdekat kamu ketika ini.

Beberapa ide untuk karir kamu sekarang dapat menjadi awal langkah anda, definisikan dan kembangkan ide kamu tersebur supaya menjadi langkah yang tepat dan realistis. Tentukan sasaran lalu susun strategi dan rencana kerja yang matang. Strategi yang tepat sasaran akan memberikan hasil yang baik sesuai dengan perubahan yang kamu inginkan. Tentukan skala prioritas kamu daripada kamu kehilangan waktu yang berharga karena melakukan hal-hal secara serabutan. Anda tentu tidak mau bila sudah mengambil langkah tetapi kamu kembali ke pada posisi lama kamu bukan?

Ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan dan pikirkan terlebih dahulu untuk menemukan minat dan profesi yang tepat, yaitu berikut ini:

Cita-cita, Visi dan Tujuan

Apa yang kamu inginkan? Bagaimana proyeksi kehidupan kamu (karir/ profesi, jabatan, passion, hubungan dengan orang lain) pada beberapa tahun ke depan? Apakah cita-cita anda? Jawaban pertanyaan ini tidak akan semudah ketika kamu duduk di bangku TK, karena orang dewasa cenderung sukar bermimpi dan punya cita-cita karena terlalu banyak pertimbangan. Jika kamu bahkan tidak tahu cita-cita dan tujuan anda, maka mulailah bertanya apa keinginan anda.

Apa Keinginan Anda?

Apakah yang menjadi motivasi anda? Apa yang penting bagi anda? Apakah kekuasaan, penghargaan, kekayaan, kebebasan, perasaan aman, atau lainnya?

Apa yang Modal yang Anda Miliki?

Apa bakat anda? Apa keahlian dan keunggulan anda? Kejujuran, antusiasme, dan keinginan kuat tidak akan cukup bila keahlian tidak kamu asah. Ini merupakan modal utama yang berasal dari diri kamu sendiri.

Apa Sumber Daya yang Anda Miliki?

Sumber daya yang utama bukanlah materi, tetapi hal-hal di luar diri yang dapat berguna dan bermanfaat untuk memperoleh apa yang tidak kamu miliki sekarang. Misalnya jaringan pertemanan, kolega dan rekan bisnis, informasi, serta lainnya.

Fokus pada Cita-cita Anda!

Membicarakan cita-cita ketika sudah berumur mungkin hanya menjadi hal klise, hal-hal yang diluar jangkauan. Cita-cita bukan hal yang tabu untuk dibicarakan, membicarakan cita-cita dan keinginan kamu itu sudah menjadi langkah pertama yang baik dan dapat memberikan motivasi. Fokuslah pada keinginan anda, keinginan yang akan membawa kamu lebih maju dan pilihan yang akan memberikan kesuksesan di masa datang. Berikut ini beberapa langkah untuk melakukan perubahan karir yang sukses:

1. Analisis karir kamu sekarang
Munculkan pertanyaan dalam diri kamu sendiri:
– pencapaian apa saja yang sudah kamu raih sampai dengan ketika ini?
– usaha apa saja yang sudah kamu lakukan untuk mencapai karir kamu ketika ini?
– apa saja yang dapat memberikan motivasi dan semangat untuk bekerja lebih baik?
– apa cita-cita dan tujuan kamu di masa depan?
– apa keahlian kamu dan apakah sudah dimanfaatkan dengan maksimal?
– apa saja hal-hal penting untuk anda?

2. Analisis karir baru anda
Sebelum beranjak melakukan perubahan, kamu harus tahu mengenai karir baru kamu sebaik-baiknya sedalam-dalamnya.
– cari tahu peluang kerja yang tersedia ketika ini, bila perlu bicarakan dengan konsultan,
– cari tahu posisi dan jabatan yang tepat, untuk lalu lakukan penelitian apa saja tugas dan tanggung jawabnya,
– penyesuaian apakah yang perlu kamu lakukan untuk karir baru anda,
– kirim daftar riwayat hidup ke perusahaan yang kamu minati, meskipun sedang tidak ada lowongan,
– lakukan penelitian terhadap beberapa bidang yang kamu minati, temukan perusahaan apa, bidangnya apa, dan siapa yang harus kamu kejar untuk menambah relasi anda.

3. Analisis lebih dalam terhadap kepuasan kamu terhadap karir kamu sekarang
– catat aspek-aspek apa saja yang kamu sukai dan tidak sukai,
– apakah perasaan negatif yang muncul akan mempengaruhi pekerjaan anda?
– apakah budaya kerja di perusahaan kamu kondusif dan mendukung jenjang karir yang baik?
– perkirakan seberapa besar tingkat kepuasan kamu terhadap pekerjaan sekarang

4. Analisis bakat dan keahlian anda
– apakah keahlian yang kamu miliki?
– apakah perlu mempelajari keahlian baru untuk karir baru anda?
– apakah kelebihan yang bisa kamu tawarkan untuk karir baru anda?
– apakah nilai lebih yang membedakan kamu dari sekian banyak orang yang sudah ‘terjun’ duluan ke dalam bidang tersebut?

Bagi kamu yang lintas jurusan (pekerjaan kamu sekarang tidak sesuai dengan minat dan pendidikan), mungkin akan menemui kesulitan disini, dan cenderung mundur pada langkah ini. Apalagi bila posisi kamu sekarang sudah ‘nyaman’ dan ‘aman’. Anda harus berani dan mau mendobrak zona nyaman tersebut bila sebenarnya pilihan karir kamu sekarang itu tidak sesuai minat. Pada dasarnya tidak ada kata terlambat untuk belajar, dan nilainya sepadan bila kamu harus mempelajari keahlian baru demi melakukan perubahan besar untuk kesuksesan.

Disini ketikanya kamu menentukan minat dan membenahi keahlian melalui berbagai sumber. Kesuksesan yang telah kamu raih pada pekerjaan sekarang dapat menjadi tolak ukurnya, kamu akan lebih mudah menyukseskan sebuah pekerjaan atau proyek bila kamu adalah ahli dan meminatinya. Cari sumber untuk belajar dan bertanya, temukan mentor yang mendukung kamu meraih potensi terbaik anda. Keberadaan mentor bukan untuk mendikte atau menyuruh kamu melakukan sesuatu, tetapi menjadi pembina karir anda, tempat untuk bertanya dan tempat untuk mencari pertimbangan ketika akan memutuskan sesuatu.

Anda juga dapat mendiskusikan nilai dan keahlian yang kamu miliki bersama mentor, teman, rekan kerja, ataupun keluarga terpercaya. Orang-orang yang kamu percaya ini mempunyai peran untuk memberikan nasihat dan bantuan untuk menemukan karir baru kamu yang sesuai dengan minat.

5. Pelajari orang-orang yang mengerjakan profesi yang kamu minati

Anda dapat mempelajarinya melalui buku biografi orang-orang yang sudah sukses pada profesi yang kamu minati. Jika tidak ada referensi dalam buku, cukup perhatikan bagaimana orang-orang tersebut belajar, berinteraksi dan melakukan pekerjaannya. Anda dapat mencobanya dengan bekerja sukarela, seolah-olah mencoba membantu orang tersebut, atau menjadi pegawai magang terlebih dahulu. Lihat dan ukur seberapa mahir kamu melakukan pekerjaan tersebut. Luangkan waktu untuk mempelajari profesi baru ini, bila perlu ambil kursus profesional. Langkah ini penting untuk memberikan kamu pengalaman kerja pada profesi baru, meskipun cuma sedikit.

6. Kembangkan keahlian baru anda

Anda harus menemukan cara untuk mengembangkan keahlian baru dalam pekerjaan ketika ini. Temukan celah belajar di waktu-waktu sempit. Ini membuka jalan perubahan untuk anda. Apabila perusahaan kamu menyediakan pelatihan keahlian tertentu, kamu dapat mengikutinya.

Anda dapat mempelajari peran-peran alternatif dalam pekerjaan kamu dan dalam perusahaan kamu ketika ini. Ini akan sangat bermanfaat bagi pengembangan pribadi dan memperluas pengetahuan anda. Misalnya, bila kamu sekarang adalah seorang manajer toko sebuah perusahaan retail ternama yang mengharuskan kamu bekerja di akhir pekan dan menuntut kamu untuk selalu lembur, kamu dapat memikirkan dan mempelajari bagaimana melakukan peran lain untuk perusahaan tersebut. Misalnya pelajari bagaimana divisi sales berjualan, bagaimana peran divisi marketing dan promosi untuk perusahaan, bagaimana peran divisi pengadaan dan supplier, dan sebagainya. Anda dapat mengamatinya langsung karena kamu berhubungan langsung dengan mereka. Anda juga dapat bertanya langsung sekaligus berkenalan dan memperluas relasi anda.

7. Kembangkan jaringan dan hubungan dengan relasi anda

Menjalin hubungan baik dengan orang-orang yang berpengaruh terhadap karir kamu akan menjadi langkah yang sangat efektif. Anda juga harus menemukan orang-orang yang dapat membantu kamu melakukan perubahan dan menemukan pekerjaan yang kamu inginkan. Dari sekian banyak teman dan relasi anda, pasti ada teman atau kenalan lama yang mempunyai kaitan dengan pekerjaan baru yang kamu minati.

Langkah ini diperlukan untuk mendapatkan rekomendasi yang dapat membukakan peluang untuk anda. Lebih jauh lagi kamu dapat meminta orang tersebut untuk mendukung dan membantu kamu di perusahaan tempat kamu melamar kerja. Namun tetap ingat, jangan terkesan berlebihan dan memaksa.

8. Sesuaikan Ekspetasi kamu Terhadap Kesuksesan

Menyesuaikan diri terhadap ekspektasi dapat dengan memperbaiki kinerja kamu atau menurunkan parameter kesuksesan anda. Pekerjaan baru dapat tidak sesuai ekspektasi anda, karena beberapa faktor kemungkinan. Tergantung dari keahlian anda, kondisi kerja, kemampuan adaptasi, kepercayaan diri, dan sebagainya.

Jika kamu sudah melakukan perubahan, jangan membandingkannya dengan masa lalu bila hanya akan membawa kamu ke perasaan dan pikiran negatif. Sebuah quote menyebutkan bahwa masa lalu yang bersinar tidak menjamin masa depan akan lebih baik. Semuanya tetap ditentukan oleh usaha-usaha yang kamu lakukan. Karir baru kamu dapat meningkat dengan cepat, tetapi tentu dengan usaha dan pengorbanan, kamu harus membuktikan kelayakan kamu menduduki posisi tersebut kepada atasan, rekan kerja dan klien anda.

9. Keahlian, Pengalaman dan Kepercayaan Diri

Keahlian dan pengalaman kerja kamu akan selalu bermanfaat. Kita tidak hidup di sebuah permainan RPG (Role Playing Game), dimana spesialisasi keahlian hanya akan berguna pada salah satu area saja. Walaupun kamu memutuskan untuk mengganti dan berpindah karir, beberapa keahlian tetap akan berguna. Keahlian-keahlian mendasar tetap bermanfaat seperti keahlian berinteraksi, keahlian berjualan, keahlian berkomunikasi, keahlian berbicara di depan orang banyak, keahlian administratif, keahlian manajemen waktu, dan sebagainya.

Pengalaman kerja kamu sebelumnya juga tidak akan sia-sia, minimal pengalaman menghadapi rekan kerja, atasan, klien ataupun customer tetap akan bermanfaat. Pengalaman-pengalaman ini akan mempengaruhi field of experience dan frame of reference anda, yang tentunya akan mempengaruhi cara berpikir dan bekerja anda.

Percaya pada diri sendiri tetapi tidak untuk memunculkan sifat arogan. Ini merupakan modal utama untuk hidup, tidak hanya sekedar untuk karir anda. Tingkatkan rasa percaya diri dan raih cita-cita anda! Satu hal yang harus kamu camkan pada diri kamu sendiri adalah tidak ada seorang pun yang akan melakukan perubahan untuk kamu kecuali kamu melakukannya sendiri.

Demikian langkah-langkah untuk melakukan perubahan dan mengambil alih karir anda, semoga bermanfaat!