7 Tips Jitu Bersaing di Dunia Kerja

Posted on
7 Tips Jitu Bersaing di Dunia Kerja 1Self esteem, confidence, believe in yourself

Apakah Anda mahasiswa semester akhir? Sudah siapkah Anda menghadapi transisi dari dunia indah bernama “kuliah” ke dunia kerja? Apakah Anda tahu apa yang akan dilakukan setelah lulus? Jika jawabannya belum, berarti Anda salah satu dari cukup banyak mahasiswa semester akhir yang tidak tahu apa yang akan dilakukan setelah lulus.

Menghadapi dunia kerja bisa jadi sangat mengerikan apalagi bila tidak mempunyai persiapan. Ini yang terkadang menjadi alasan mahasiswa semester akhir tidak kunjung menyelesaikan skripsi/ tugas akhir. Dunia kerja dapat menjadi indah dapat juga menjadi buruk tergantung persiapan Anda.

Pilihan karir sebaiknya ditentukan sejak dini, bila mungkin sesuaikan dengan minat, dan buatlah target pada hidup. Untuk dapat mencapai karir yang Anda inginkan maka harus menyiapkan kualitas dan kompetensi diri sejak dini, sejak masih aktif kuliah/ sekolah, serta siapkan mental. Berikut ini beberapa Tips jitu supaya dapat bersaing di dunia kerja:

1. Kenalilah diri Anda sendiri

Mengenali diri sendiri bagi beberapa orang akan cukup sulit, alasannya cukup tanya pada diri sendiri. Kenapa harus kenal terhadap diri sendiri? Alasannya sederhana, supaya Andasiap menghadapi dunia yang benar-benar berbeda dari dunia apapun dimana Anda berada sekarang. Dengan mengenali diri sendiri berarti Anda akan tahu kemampuan Anda secara fisik, kualifikasi dan kompetensi, soft skill dan sebagainya.

2. Raih nilai terbaik 

IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) tinggi memang tidak menjamin kesuksesan karir, tidak menjamin seberapa besar gaji yang akan Anda terima. Tetapi faktanya pada tahapan awal rekrutmen yaitu seleksi administratif, IPK yang akan dijadikan patokan. Ini karena memang perusahaan tidak dapat melihat kualitas dan kompetensi Anda secara langsung, jadi filter pertamanya adalah IPK. Bagaimana bisa mendapatkan karir bagus bila ketika penyaringan awal pun Anda sudah tumbang?

Anda akan berada pada daftar awal ketika proses rekrutmen, dan akan dilirik oleh perusahaan bila mempunyai IPK tinggi. Perusahaan akan mengasumsikan Anda sebagai orang yang mau berkembang dan mau berkompetisi serta dapat memberikan kontribusi banyak bagi perusahaan. Oleh karena itu, berhentilah menjadi mahasiswa biasa, jadilah mahasiswa yang luar biasa! Mulai katrol IPK Anda dari sekarang.

3. Aktif di organisasi

Berorganisasi akan memberikan sedikitnya empat manfaat untuk Anda , yaitu : memberikan gambaran mengenai bagaimana caranya bekerja dalam sebuah tim, belajar memberikan kontribusi efektif terhadap tim, memperluas pergaulan dan koneksi, serta berlatih menghadapi berbagai macam orang.

Banyak perusahaan yang tidak hanya melihat kemampuan kognitif calon pegawainya, setelah disaring dari IPK maka akan dilihat kemampuan Anda yang lain berdasarkan kecocokan dengan posisi yang dilamar. Misalnya bagaimana peran Anda di dalam tim, kemampuan memimpin tim, kemampuan berkomunikasi dalam tim, cara Anda berinteraksi dengan orang lain, dan sebagainya.

Anda juga perlu berpartisipasi dalam acara di luar organisasi kemahasiswaan. Bahkan partisipasi di luar ini memberikan peluang lebih baik untuk memperluas pergaulan. Misalnya partisipasi dalam acara komunitas-komunitas tertentu sebagai sukarelawan. Ini akan menjadi nilai lebih untuk Anda, perusahaan akan melihat Anda sebagai orang yang mempunyai passion, mau berkembang, mau berusaha, inovatif dan mempunyai ide yang dapat dikembangkan.

Lagipula ketika kuliah adalah waktu yang tepat untuk Anda aktif di luar kegiatan akademik. Kesempatan sekali seumur hidup untuk mendapatkan fase ini, karena kemungkinannya kecil mendapatkan fase ini setelah lulus, fokus berkarir, menikah dan sebagainya.

4. Perbanyak pengalaman kerja

Pengalaman kerja dapat Anda peroleh dengan beberapa cara yaitu magang, bekerja part-time, dan job training. Beberapa universitas/ sekolah tinggi juga bahkan mewajibkan mahasiswanya untuk magang terlebih dahulu di suatu perusahaan, istilahnya adalah PKL (Praktek Kerja Lapangan). Nikmatilah fase ini dan manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya.

PKL harus manfaatkan benar-benar untuk memperluas jaringan, menambah koneksi di dunia kerja, belajar memahami ritme hidup manusia karir, serta belajar memahami pekerjaan tertentu. Bahkan beberapa orang memilih untuk magang di beberapa perusahaan berbeda, ada yang sampai mengambil cuti kuliah untuk mendapatkan pengalaman kerja lebih banyak, ada juga yang benar-benar membuat perusahaan tertarik sehingga ketika lulus sudah dibooking untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Saat liburan semester yang cukup panjang, sebaiknya tidak dihabiskan untuk bersenang-senang saja. Lebih baik Anda bekerja part-time atau full-time, bukan lagi magang tetapi bekerja untuk mendapatkan penghasilan. Manfaatkan waktu luang Anda ini untuk fokus pada bidang keahlian yang diminati. Pengalaman bekerja ini akan membuat Anda lebih dipertimbangkan ketimbang pelamar kerja lain kelak ketika lulus nanti.

5. Banyak berkonsultasi

Saat kuliah sebaiknya perbanyak bertanya kepada alumni dan dosen. Mereka akan dengan senang hati menjadi konsultan Anda untuk urusan karir. Mereka juga mempunyai banyak koneksi dengan para mahasiswa yang sudah lulus dan sukses. Ini berarti akan membuka peluang yang lebih besar untuk Anda mendapatkan koneksi dan karir yang bagus.

6. Benahi media sosial Anda

Di era digital ini sudah mulai banyak perusahaan yang melihat media sosial calon pegawai mereka, salah satunya adalah facebook review. Oleh karena itu, mulai benahi media sosial Anda dari sekarang, hapus foto-foto alay, video-video alay, atau status update yang tidak baik. Ini akan merugikan Anda sendiri.

7. Track Record yang baik

Nama baik adalah sesuatu yang harus Anda jaga. Jika Anda aktif di organisasi, maka lakukan peran Anda sebaik-baiknya di setiap kegiatan organisasi tersebut. Tidak menutup kemungkinan rekan Anda di organisasi kelak menjadi orang yang memberikan review ‘bagus’ terhadap calon atasan Anda nanti. Jika Anda mendapatkan tugas dan tanggung jawab tertentu dalam organisasi maka lakukan yang terbaik. Hindari berurusan dengan hukum dan ciptakan track record yang baik.

Jika memungkinkan raihlah prestasi diluar akademik, misalnya kompetisi menulis, kompetisi orasi, kompetisi desain logo, kompetisi desain rumah, dan sebagainya. Hiasi curriculum vitae Anda dengan prestasi dan pencapaian terbaik yang dapat Anda lakukan.

Demikian Tips jitu supaya Anda siap bersaing di dunia kerja. Semoga bermanfaat! Klik tag atau label “career” untuk mendapatkan artikel bertema serupa, klik label “tips” untuk mendapatkan semua artikel tentang tips.