7 Tips Mengurangi Berat Badan dengan Bersepeda

Posted on
7 Tips Mengurangi Berat Badan dengan Bersepeda 1Tips Mengurangi Berat Badan dengan Bersepeda

Alkisah, di sebuah negeri antah berantah hidup satu pasangan unyu. Mereka hidup rukun, ketika tiba-tiba sang istri bercermin dan lalu terjadi dialog seperti ini;
Istri : “Pah, saya gemukan ya..?”
Sambil lenggak-lenggok di depan cermin, hadap kanan kiri tanpa mempedulikan lawan bicara. Sang suami diam sejenak dan perasaannya mulai tidak enak, lalu menjawab dengan taktik.
Suami : “Ngga kok, masih langsing singset seksi seperti dulu..”
Istri : “Lah jawabnya masa pake “kok” siiiih, pasti saya gendutan ya?” Nada bicaranya sudah tinggi.
Suami : “Beneran maah.. masih langsing singseeet..”
Istri : “Ah kamu bohong! Pasti saya gendutan yah!? Aku benci tau kalo dibohongin!” Nada bicara sudah setinggi langit.
Suami : “Iya deh gendutan dikit, dikiiiit banget…”
Istri : “Tuh kan! Kamu ko tega banget sih bilang saya gendut! Ini gara-gara kamu sih, ngasih makan saya sampai 5x sehari, pagi nasi uduk lanjut baso mas gundut, siang makan ayam serundeng sama capcay, sore pempek palembang, malem iga bakar mas edi jangkung!”
Suami : “Lah kok begitu…tapi…tapi…tapi… yang ngunyah kan kamu, yang masukin makanan ke mulut kan kamu, yang manggil tukang baso kan kamu”
Istri : “Iya lah semua salah saya, gendut salah saya, kurus salah saya, tembem salah saya, cantik salah saya, kamu semua yang bener! ………Itu sepeda dijual aja!”
Suami : “…” terdiam sambil bertanya-tanya dalam hati kenapa ko nyambungnya ke urusan sepeda.
Istri : “…” muka sudah mulai dilipat, yang artinya mood semakin buruk.
Suami terdiam lama lalu teringat ide bagus dan pernah sukses menghalau perang dunia ke tiga, “Supaya mood membaik, udah masuk jam makan malam nih, kita makan ikan bakar saus kecap yuk.. :D”
Istri : “…”
Istri : “…”
Istri : “…”
Istri : “…yuk…”
Suami tersenyum lebar, “yesss!”
Perang dunia ke tiga pun sukses dicegah.

Saat makan malam sang suami memberikan beberapa Tips mengurangi berat badan dengan bersepeda, berikut seperti ini tipsnya.

1. Sarapan Terlebih Dahulu Sebelum Bersepeda

Bersepeda memerlukan energi maka sebaiknya sarapan terlebih dahulu sebelum bersepeda. Sarapan dengan makanan yang sehat dan porsi secukupnya tidak sampai kenyang. Sarapan juga bertujuan untuk menghindari makan yang berlebihan ketika sesudah bersepeda, karena biasanya nafsu makan meningkat setelah bersepeda.

2. Hindari Keinginan Makan Berlebih dengan Membatasinya

Kunci dari diet untuk mengurangi berat badan adalah bukan dengan tidak memakan makanan favorit tetapi dengan membatasinya. Anda tetap makan tetapi dengan porsi yang lebih sedikit dan teratur. Justru yang menjadi permasalahan berat badan itu adalah porsi makannya. Menahan lebih lama untuk tidak memakan makanan favorit malah akan memunculkan ledakan keinginan untuk makan, yang akhirnya porsinya menjadi berlipat-lipat.

3. Jangan Mengonsumsi Obat Diet

Tinggalkan dulu obat diet, apapun itu bentuknya. Mengurangi berat badan dengan bersepeda artinya mengurangi berat badan dengan cara sehat. Obat diet biasanya akan menurunkan performa tubuh, karena caranya membersihkan tubuh tidak pilih-pilih. Yang dibersihkan tidak hanya racun tetapi juga hal-hal baik dalam tubuh juga ikut terbuang.

4. Tetap Makan dan Minum Saat Bersepeda

Saat kamu beristirahat ketika bersepeda jarak jauh, sebaiknya tetap makan dan minum, jangan menjauhinya. Tidak banyak tetapi secukupnya, supaya kamu tetap punya energi untuk melanjutkan bersepeda. Tubuh kamu tidak seperti baterai handphone, isi ulang habis isi ulang, tetapi jauh lebih unik. Lemak tidak dapat dibakar dengan menguras habis stamina ketika bersepeda, tetapi tubuh harus memprosesnya supaya dapat menjadi kalori yang dibakar ketika bersepeda. Sayur-sayuran dapat menjadi pilihan makanan yang aman, juga sumber protein seperti daging ayam dan ikan. jangan terlalu banyak konsumsi nasi.

Minum ketika bersepeda juga tidak kalah penting, kondisi tubuh harus tetap dijaga supaya tidak dehidrasi dan tidak pingsan ketika bersepeda. Oleh karena itu, biasanya pesepeda melengkapi dirinya dengan tas berisi water bladder.

5. Kenakan Pakaian yang Sesuai

Pakaian yang sesuai adalah yang nyaman dipakai, tidak menghambat aliran darah, menyerap keringat, dan tidak membuat gerah. Beberapa orang berpandangan bahwa untuk menurunkan berat badan harus menguras keringat, lalu mereka menggunakan pakaian yang tebal supaya tubuh lebih cepat panas dan keluar keringat lebih banyak. Padahal pembakaran kalori bukan ditandai dengan keringat yang bercucuran. Jika kamu membuat tubuh berkeringat dengan cara seperti itu, maka bukan turun berat badan yang kamu dapat tetapi tubuh akan dehidrasi.

Kondisi tubuh dehidrasi tidak bagus untuk proses penurunan berat badan. Jika dehidrasi kemungkinan akan terasa pusing atau pingsan, dan membuat repot tim sepeda anda. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan pakaian yang tidak membuat gerah berlebihan dan tetap menjaga supaya tubuh kamu tidak dehidrasi selama bersepeda.

6. Gunakan Teknik yang Tepat Saat Bersepeda

Pada artikel sebelumnya mengenai tips-Tips bersepeda sudah dibahas mengenai teknik bersepeda yang baik. Misalnya adalah bersepeda dengan mempercepat kayuhan ketika menanjak, teknik seperti ini membantu tubuh untuk menyerap oksigen lebih banyak, dan melancarkan proses pembakaran kalori. Anda juga dapat mempercepat kayuhan meskipun kondisi jalan rata dan atur pernapasan anda.

Bersepeda dengan teknik yang tepat, selain dapat membakar kalori dengan baik juga tetap menjaga keamanan dan keselamatan ketika bersepeda.

7. Interval Training dengan Menggunakan Sepeda

Interval training adalah serangkaian latihan fisik yang diulang-ulang. Anda bisa googling atau akses yutub mengenai video interval training. Jika belum terbiasa, pilih interval training dengan waktu yang paling singkat. Latihan interval ini dapat sedikit dimasukan ke dalam rutinitas gowes, apalagi bila kamu gowes setiap hari setiap pagi. Dikutip dari www.bicycling.com, berikut ini latihannya, pilih salah satu latihan interval berikut dan bisa kamu tambahkan ketika gowes tidak lebih dari 2 kali seminggu. Pemanasan dengan mengayuh ringan selama minimal 15 menit dan pendinginan selama kamu butuhkan.

(1) Flying 40s to Enhance Muscular Endurance (40 detik untuk melatih ketahanan otot).

Tujuannya untuk membangun kekuatan dan melatih tubuh Anda supaya dapat pulih dengan cepat. Gunakan kombinasi gigi sedang sampai besar (sproket paling kecil). 1 set latihannya dengan mengayuh pedal sekuat tenaga selama 40 detik, lalu kayuh dengan santai 20 detik. Ulangi 10 kali. Lakukan sampai empat set, istirahat lima menit antara set.

(2) 10-Speeds to Improve Pedaling Efficiency (10 detik untuk meningkatkan efisiensi mengayuh pedal).

Latihan ringan yang bertujuan untuk melatih efisiensi pedalling. Pilih kombinasi gigi yang bisa kita kayuh pada 90 – 110 RPM, lalu kayuh pedal dengan cadence 90-110 RPM sekuat tenaga selama 10 detik, lalu kayuh dengan santai selama 20 detik. Ulangi selama 10 – 15 menit. Lalu istirahat selama 5 menit. Lakukan lagi 1 set lagi.

(3) Hill Charges to Climb Stronger (Latihan untuk menanjak lebih kuat).

Lakukan climbing dengan posisi berdiri secepat mungkin selama 30 detik, pada tanjakan dengan tingkat kecuraman sedang. Turun membali lagi ke bawah, lalu ulangi lagi dengan posisi duduk. Lakukan bergantian antara posisi berdiri dan duduk enam kali. Istirahat 10 menit. Lakukan satu set lagi.

(4)Tabata Intervals to Build Power (Latihan interval untuk membangun kekuatan).

Latihan ini dikembangkan oleh orang Jepang bernama Izumi Tabata, yang ditujukan untuk melatih tubuh kamu menggunakan lebih banyak otot. Kita dapat mempertahankan kekuatan sprint selama 60 menit dengan meningkatkan intensitas. Sprint sekeras mungkin selama 20 detik, lalu meluncur (coasting) selama 10 detik, ulangi sebanyak enam sampai delapan kali.

(5) Attack Intervals to Increase Your Threshold (Latihan interval untuk meningkatkan batas kemampuan kita)

Latihan ini akan meningkatkan ambang batas kemampuan kita. 1 set latihannya: kayuh pedal sekuat tenaga kita selama 2-3 menit, pulihkan tenaga dengan kayuhan santai selama 2 menit. Lakukan 3 set.

Interval training dapat dilakukan bila kamu sudah terbiasa bersepeda, dan tujuannya lebih ke mempertahankan bentuk tubuh ideal dan meningkatkan stamina serta kekuatan. Jika masih belum terbiasa bersepeda kamu dapat lakukan tetapi dengan tetap melihat batas kemampuan tubuh anda. Interval training ini dapat membakar kalori dengan efektif.