Beberapa Pilihan Karir untuk Para Ambivert

Posted on
Beberapa Pilihan Karir untuk Para Ambivert 1TIpe Kepribadian: introvert, extrovert, ambivert

Tulisan ini merupakan salah satu dari tiga tulisan mengenai pilihan-pilhan karir berdasarkan tipe kepribadiannya. Tulisan lain yang berkaitan adalah “Beberapa Pilihan Karir untuk Para Extrovert” dan “Beberapa Pilihan Karir untuk Para Introvert”.

Ambivert adalah gabungan dari dua kepribadian yaitu introvert dan extrovert, ini merupakan perpaduan yang paling baik dari semua kepribadian karena akan fleksibel dan mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi. Seorang ambivert dapat berinteraksi dan berbicara dengan banyak orang tanpa grogi, dan juga mempunyai pemikiran tajam layaknya seorang introvert.

Seorang ambivert akan lebih mudah berubah-ubah sifat dan kondisi hatinya, ini karena gabungan kedua sifat tersebut jadinya lebih moody. Orang extrovert senang menjadi bagian dari banyak orang, senang dengan perhatian, bosan dan gelisah ketika sendirian. Sebaliknya orang introvert lebih suka sendirian, lebih suka interaksi personal, lebih suka dalam kelompok kecil, merasa tidak nyaman ketika berada di kerumunan orang. Ambivert ini merupakan perpaduan keduanya, berikut ini ciri-cirinya:

– seorang ambivert mempunyai kepribadian fleksibel, netral di tengah-tengah dan mampu beradaptasi dengan perubahan situasi.
– ambivert mempunyai kemampuan bersosialisasi seperti extrovert, tetapi mampu mengendalikan diri ketika dalam kesendirian,
– mampu merasa nyaman di mana saja, apakah itu suasana hening dan tenang ataupun bising dan ramai,
– beberapa sumber menyebutkan ambivert sebagai emosional bilingual, kemampuannya membaca emosi orang dan dapat terhubung dengan jangkauan yang lebih luas,
– ambivert pintar dalam memberi dan menerima, karena itulah mempunyai keunggulan ketika menjadi pasangan dan orang tua,
– kekurangan seorang ambivert adalah terkadang mereka tidak yakin dengan kepribadian mereka sendiri. Kadang tidak tahu kapan harus bertindak,
– kekurangan lainnya adalah bila ambivert menyukai kedua hal tertentu, mereka akan memutuskan untuk memilih salah satunya berdasarkan mood,
– ambivert mempunyai intuisi secara alamiah, berbeda dengan introvert yang memilih untuk diam dan extrovert yang sulit untuk berhenti berbicara, maka ambivert secara naluri tahu kapan harus diam dan kapan harus mendengarkan.

Istilah ambivert ini tidak sepopuler dua istilah lain, mungkin karena hal-hal yang sifatnya berlawanan lebih mudah dipahami orang, seolah-olah dua istilah introvert dan extrovert itu saling berlawanan seperti istilah baik-buruk, cantik-jelek, hitam-putih, dan sebagainya. Padahal masing-masing tipe mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Faktanya jumlah orang dengan tipe ambivert cukup banyak.

Berikut ini beberapa pilihan karir untuk para ambivert:

1. Pedagang/ Wiraswasta/ Pebisnis

Seorang ambivert dapat menjadi pedagang hebat dan sukses, mampu melakukan penjualan terbaik karena mereka dapat menjadi antusias tetapi tidak timbul perasaan sombong dan arogan. Seorang pebisnis harus mampu berinteraksi dan menjalin hubungan dengan berbagai macam orang demi menciptakan jaringan bisnis. Namun ada kalanya seorang pebisnis dituntut harus mempunyai imajinasi untuk menciptakan inovasi, mengamati serta mendengarkan dan memahami orang lain.

Pada dasarnya seorang pedagang/ wiraswasta ataupun pebisnis diharuskan mampu untuk mengatur bisnisnya sendiri, tidak berdasarkan instruksi atasan ataupun lainnya. Selain itu, harus tahan banting, tidak mudah putus asa, dan berpikiran positif. Seorang ambivert dapat berpikir logis dan strategis ketika situasi buruk sedang terjadi. Berbeda dari seorang introvert yang cenderung memikirkan “kenapa hal buruk itu terjadi pada saya” tetapi lambat mengambil langkah solutif, dan seorang extrovert yang cenderung terlalu banyak bicara dan aksi.

2. Sales dan Marketing

Profesi sales atau penjual barang, menuntut orang harus dapat beradaptasi dengan berbagai macam karakter calon pembeli. Tahu kapan harus mendengarkan dan tahu kapan harus berbicara. Ini demi mengetahui sebenarnya apa yang menjadi kebutuhan pembeli supaya bisa menjual barang tertentu. Nyaris sama dengan nomor satu di atas, seorang ambivert dapat menjadi sales person yang sukses dan mempunyai karir yang pesat, karena secara naluriah dia dapat memahami lawan bicaranya, sehingga kemungkinannya lebih mudah paham atas keinginan pembeli.

Seorang ambivert juga dapat menjadi marketing yang unggul, karena mampu memikirkan strategi terbaik dan mampu mencari koneksi serta menciptakan jaringan yang dapat membantu pemasaran produk atau brand yang menjadi tanggung jawabnya.

3. HRD (Human Resources Department)

Salah saru ciri ambivert adalah peka terhadap emosi orang dan mampu membaca karakter. Kemampuan ini akan membantumu untuk tugas merekrut karyawan baru ataupun untuk rolling position karyawan. Penempatan posisi karyawan supaya sesuai dengan keterampilan dan kemampuan mereka,

Kemampuan lain adalah ambivert dapar membuat situasi nyaman dengan lawan bicara, sehingga akan membuat lawan bicara lebih akrab dan bicara lebih terus terang, khususnya ketika mengorek informasi ketika melakukan interview para pelamar kerja.

4. Psikolog/ Psikiater/ Konselor

Ketiga profesi ini mempunyai fokus untuk membantu orang dalam mengatasi permasalahan dalam hidupnya, tetapi dengan pendekatan kejiwaan yang berbeda-beda. Walaupun berbeda, ketiga profesi tersebut sama-sama membutuhkan kemampuan memberi dan menerima, yaitu mendengarkan keluhkesah para pasien, sekaligus memberikan nasihat atau saran tertentu.

5. Blogger

Seorang blogger aktif akan mengalami situasi berbeda ketika sedang menulis, mengatur blog atau sedang diundang ke sebuah acara tertentu, menemui banyak orang atau menjadi narasumber.

6. Manager/ pemimpin

Ini tidak terpaku pada satu pekerjaan manager, tetapi artinya sangat luas, bisa profesi manager sebuah perusahaan, manager warung kecil, manager sebuah tim sepakbola, atau bahkan seorang presiden. Sebagai manager yang memegang kendali tertentu, kamu dituntut untuk dapat mengendalikan emosi, mendengarkan bawahan, mematuhi atasan, berbicara kepada tim dan merangkul mereka supaya tetap merasa dihargai perusahaan.

7. Event Organizer/ Planner

Profesi event organizer/ planner memerlukan kualifikasi orang yang dapat berhubungan dengan orang banyak, ini dapat dikerjakan oleh para extrovert. Namun, para ambivert dapat mengerjakannya dengan lebih baik, perpaduan tipe pemikir sekaligus tipe pekerja beraktivitas tinggi menghasilkan individu yang dinamis dengan pemikiran strategis.

8. Hubungan Internasional

Mengenal dan terjun ke budaya berbeda tentu tidak mudah, tetapi bagi para ambivert tidak akan begitu sulit. Mereka mampu beradaptasi dengan pekerjaan administratif sekaligus berhubungan dengan berbagai macam orang termasuk orang dari budaya yang berbeda. Cakupan profesinya sangat luas, mulai dari diplomat, duta besar, staf konjen negara tertentu, staf ekspor impor, dan sebagainya.

9. Guru

Para ambivert biasanya dapat menjadi guru atau pengajar tertentu dan menjadi favorit murid-muridnya. Ketika kita di sekolah biasanya mengkategorikan guru-guru kita, ada yang kaku (kemungkinan tipe introvert), ada yang banyak omong dan cincai (kemungkinan ini tipe extrovert) dan ada juga yang difavoritkan karena dianggap baik, memahami murid dan cara mengajar yang dipahami sebagian besar muridnya.

10. Jurnalis

Seorang jurnalis dituntut untuk selalu aktif, bergerak cepat, pandai mengatur waktu, tidak malu-malu dan pandai menulis. Siapa lagi yang mempunyai kombinasi seperti ini selain para ambivert.

Seorang ambivert adalah pribadi yang paling fleksibel dibandingkan dua kategori lainnya. Ini membuat pilihan profesinya menjadi jauh lebih banyak karena dapat melakukan pekerjaan para introvert dan juga extrovert, tergantung dari minat dan mana yang lebih dominan. Walaupun mungkin untuk hal-hal tertentu seperti urusan administratif, data dan seni tidak akan sehebat orang introvert. Serta hal-hal yang berkaitan dengan bicara di depan publik dan profesi yang menuntut aktivitas tinggi, dia mungkin tidak bisa lebih baik dari orang extrovert.

Demikian artikel Beberapa Pilihan Karir untuk Para Extrovert. Sifat dan karakter manusia sangatlah banyak, variatif dan mungkin tidak dapat secara mutlak disederhanakan menjadi hanya 3 kategori saja. Namun pasti ada sifat dominan yang muncul pada diri anda. Jika kamu mempunyai beberapa ciri di atas maka kemungkinan besar kamu adalah orang yang berkepribadian ambivert. Manusia itu mahluk dinamis dan berubah, bila dirasa satu sifat tertentu dinilai buruk tentu dapat dirubah supaya lebih baik.

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi pertimbangan sebelum kamu akan memutuskan untuk berkarir sebagai apa. Satu hal yang pasti adalah sebaiknya pilihan karir kamu sesuai dengan passion yang kamu miliki, niscaya kamu akan lebih mudah meraih kesuksesan!