Tips

Cara Menangani Rasa Takut Naik Pesawat

Cara Menangani Rasa Takut Naik Pesawat 1

Cara Menangani Rasa Takut Naik Pesawat 2Pemandangan dari kabin pesawat

Transportasi udara dapat menjadi pilihan terbaik untuk bepergian, salah satunya untuk mudik ke kampung halaman. Transportasi udara/ pesawat mempunyai beberapa kelebihan, yaitu perjalanan menjadi jauh lebih cepat dan perjalanan jauh lebih nyaman. Kelebihan ini tentu dibayar dengan harga tiket yang lebih tinggi dibandingkan transportasi darat dan laut. Namun ada juga yang tidak memilih transportasi udara bukan karena budget tapi dengan alasan takut dan khawatir.

Jika suatu ketika kamu harus naik pesawat terbang demi perjalanan cepat, tetapi kamu takut, simak berikut ini beberapa Tips untuk mengatasi rasa takut dan khawatir kamu yang berlebihan.

1. Hindari duduk tepat di samping jendela

Walau tempat duduk di samping jendela ini adalah tempat duduk favorit kebanyakan orang, tetapi bila kamu takut naik pesawat sebaiknya hindari tempat duduk ini. Apalagi di ketika yang menegangkan yaitu ketika take-off dan landing jendela wajib dibuka, pemandangan dari jendela pesawat tentu akan lebih membuat kamu waswas dan gelisah.

Anda dapat request tempat duduk ini ketika check-in, tetapi pastikan kamu check-in lebih awal jangan terlalu dekat dengan waktu boarding.

2. Tidur ketika di pesawat

Banyak orang yang menjalani penerbangan dengan tidur di pesawat, khususnya untuk penerbangan dengan rute pendek dan jam terbang pendek. Cara ini akan membuat waktu penerbangan terasa berlalu lebih cepat. Tidur seketika setelah boarding lalu baru bangun setelah landing.

3. Jangan minum kopi

Sebelum terbang sebaiknya kamu tidak minum kopi, karena kopi dapat menyebabkan jantung berdetak kencang dan tidak teratur. Kopi juga meningkatkan asam lambung, menyebabkan lebih banyak buang air kecil, perubahan suasana hati (mudah marah, gelisah, dan gugup) dan insomnia. Efek yang ditimbulkan oleh kopi ini tergantung dari masing-masing orang. Anda juga harus menghindari konsumsi kopi ketika perut kosong, karena kemungkinan akan menyebabkan gastritis.

4. Pilih tempat duduk di depan

Bagi sebagian orang, tempat duduk di bagian depan pesawat lebih baik karena tekanan ketika terjadi turbulence terasa lebih sedikit. Namun ini tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan kebenarannya. Tapi tidak ada salahnya untuk mencoba mengurangi rasa takut anda.

5. Sibukan diri

Maskapai tertentu menyediakan bermacam hiburan meskipun tiket kelas ekonomi. Anda dapat memanfaatkannya untuk mengalihkan perhatian kamu dari penerbangan. Mulailah sibukan diri kamu seketika setelah boarding dan sebelum lepas landas. Mendengarkan musik, membaca majalah, menonton film, bermain game dan sebagainya. Waktu akan terasa berlalu lebih cepat dengan kesibukan ini, sehingga waktu penerbangan tidak akan terasa.

6. Ngobrol dengan penumpang di sebelah anda

Pilihan ini tentu tergantung dari karakter kamu dan kesediaan penumpang di sebelah anda. Jika mengobrol dapat membantu mengurangi rasa cemas, gelisah dan takut kamu maka cobalah ngobrol dengan penumpang lain. Namun tidak semua penumpang dapat kamu ajak ngobrol. Lihat terlebih dahulu reaksinya setelah kamu sapa, sebelum mengajaknya ngobrol lebih jauh.

7. Tetap berpikiran positif

Berpikiran positif akan membantu kamu dalam hal apapun, termasuk untuk menangani rasa takut naik pesawat. Pikirkan bahwa setiap pesawat itu aman, karena sudah dibekali dengan perangkat keselamatan, lolos uji keselamatan, pesawat dicek oleh teknisi terlatih setiap ketika akan terbang, penerbangan didampingi para awak kabin yang sudah terlatih, diterbangkan oleh pilot ahli dengan jam terbang tinggi. Pikirkan apapun yang dapat membuat pikiran kamu positif.

8. Pilih Maskapai yang benar-benar serius menangani Safety

Semua maskapai penerbangan pasti serius dalam menangani urusan safety/keselamatan. Namun untuk memastikannya, kamu dapat mencari tahu maskapai mana dengan reputasi baik dan maskapai mana yang reputasinya buruk. Perbedaan harga tiket dapat menjadi tolok ukurnya. Dengan memilih maskapai penerbangan yang tepat setidaknya, mengurangi kekhawatiran terjadi kesalahan dari pihak penyedia jasa transportasi itu sendiri. Ini membantu kamu membangun pikiran dan perasaan positif ketika akan menjalani penerbangan.