Tips

Memilih Gaun untuk Pernikahan Anda

Memilih Gaun untuk Pernikahan Anda 1

Memilih Gaun untuk Pernikahan Anda 2Gaun Pernikahan

Memilih gaun untuk pernikahan itu gampang-gampang susah, kenapa? Ini karena rasa ingin tampil sempurna karena gaun pengantin (khususnya untuk calon pengantin wanita) itu salah satu faktor penting untuk menentukan kesempurnaan acara pernikahan. Anda tidak bisa memilih gaun yang terlalu simple karena kemungkinan akan ‘tenggelam’ di antara ratusan tamu undangan yang mungkin penampilannya lebih ‘cetar’ dari anda.

Proses memilih, mencari atau membuat gaun pengantin ini mungkin membutuhkan waktu berbulan-bulan. Waktu yang ideal untuk mencarinya 9-10 bulan menjelang pernikahan. Lakukan riset untuk mencari tahu yang cocok untuk anda. Pertimbangkan juga apakah perlu rancangan khusus, membeli jadi, menyewa yang sudah ada, ataukah ada opsi lain.

Satu syarat mutlak gaun pengantin adalah gaun tersebut harus bisa membuat pengantin menjadi lebih bersinar dan ‘cetar’ daripada pengiring pengantin ataupun tamu undangan. Apalagi bila kamu mengusung konsep sederhana, ataupun konsep mingle dimana pengantin turun dari pelaminan untuk langsung berinteraksi dengan tamu undangan.

Terlalu banyak pertimbangan hanya akan membuat kamu pusing. Berikut ini beberapa pertimbangan disusun berdasarkan prioritas semoga dapat membantu kamu menemukan gaun pernikahan yang cocok.

1. Anggaran

Urusan anggaran memang selalu jadi faktor utama dalam menentukan keputusan apapun, terutama dalam hal menyiapkan pernikahan. Satu hal yang perlu kamu ingat adalah gaun dengan harga mahal belum tentu cocok kamu pakai. Selain itu, anggaran gaun juga disesuaikan porsinya dengan anggaran lain, supaya ‘pantas’. Misalnya bugdet kamu 200 juta untuk acara pernikahan, tidak wajar bukan mengalokasikan budget 40 juta untuk gaun? Jika pun dipaksakan, kamu akan tampil sempurna tetapi tamu undangan kecewa karena hidangan, tempat dan lainya tersaji apa adanya.

Anggaran berapapun yang kamu alokasikan sebaiknya pertimbangkan dengan matang. Jika memang anggaran kamu sangat sedikit lebih baik bunuh perasaan gengsi anda, dengan keyakinan “mahal belum tentu cocok”. Berbeda mungkin bagi kamu yang mempunyai budget besar, dapat mengalokasikan budget untuk mendesain gaun pengantin kepada desainer tertentu.

Berdasarkan budget setidaknya ada 3 macam pilihan:

1. Membuat gaun baru dengan rancangan khusus untuk kamu dan disesuaikan dengan tema, baik dari desainer terkenal ataupun lokal. Gaun yang sudah dipakai nantinya menjadi koleksi anda. Opsi pertama ini membutuhkan anggaran lebih besar dari opsi lainnya. Waktu pembuatannya minimal dua bulan tergantung serumit apa desain yang kamu inginkan, bisa sampai satu tahun bila terdapat ‘antrian’ ketika pembuatannya.

2. Sewa perdana. Berbeda dengan opsi pertama, sewa perdana juga membuat gaun baru dengan rancangan khusus untuk kamu dan disesuaikan dengan tema, tetapi setelah selesai acara gaun tersebut menjadi koleksi bridal/ butik/ pembuat gaun. Ini artinya kamu hanya akan pakai satu kali. Anggarannya bisa setengahnya dari membuat gaun baru di opsi pertama. Namun ada satu kondisi dimana harga sewa perdana di desainer terkenal lebih tinggi daripada harga membuat gaun baru di desainer lokal.

3. Sewa yang sudah ada. Opsi ini yang paling banyak dipilih oleh calon pengantin. Namun kendalanya adalah mungkin akan sulit mencari yang cocok dengan tubuh kamu dan tema pernikahan. Menyewa yang sudah ada berarti memakai gaun yang sudah pernah dipakai orang.

2. Gaun Praktis atau Merepotkan?

Gaun yang terlihat cantik mungkin tidak begitu praktis ketika dipakai. Pada ketika hari pernikahan, aktivitas pengantin akan sangat banyak dan melelahkan. Jadi sebenarnya kurang bijak bila kamu memilih gaun yang merepotkan. Anda dapat memilih model gaun modern yang praktis tetapi tetap dapat memperlihatkan bahwa pada hari pernikahan tersebut Anda-lah yang menjadi bintang utamanya.

Apabila kamu mengusung tema outdoor, seperti pantai, areal persawahan, hutan, kebun ataupun taman, sebaiknya pilih gaun yang sederhana dan mudah dikenakan, ringan dan panjangnya disesuaikan supaya kamu mudah bergerak.

3. Menjadi Diri Sendiri atau Menyesuaikan Tema?

Jika kamu menemukan kegalauan dengan pertanyaan seperti ini sebaiknya kamu buang jauh-jauh kegalauan tersebut. Di jaman modern sekarang ini gaun pengantin dapat dibuat tetap menunjukan kepribadian kamu tetapi tetap dapat menyesuaikan dengan tema. Pilih dengan bijak atau konsultasikan dengan pihak bridal/ butik.

4. Sesuaikan dengan Bentuk Tubuh

Pernahkah kamu melihat anak kelas SD dengan baju kedodoran? Ini adalah anak SD korban penghematan orangtuanya yang ingin supaya bajunya tetap bisa dipakai untuk bertahun-tahun meskipun anaknya sudah tumbuh besar. Bayangkanlah kamu akan menjadi seperti ini bila memakai gaun yang tidak pas dengan tubuh anda.

Gaun yang tidak pas dengan ukuran tubuh, apakah itu kesempitan atau kedodoran, hanya akan memunculkan persepsi buruk dari orang yang melihatnya. Alih-alih ingin tampil cantik malah akan jadi bahan cemoohan karena kamu tidak sedap dipandang. Oleh karena itu, sebaiknya kamu memilih gaun yang benar-benar sesuai dengan bentuk tubuh. Tujuannya supaya kamu terlihat sempurna dan tetap nyaman ketika memakainya.

5. Bahan, Warna dan Aksesoris

Beberapa bahan akan menyebabkan kulit gatal-gatal, apalagi bila kamu mempunyai kulit sensitif atau alergi. Oleh karena itu, sebaiknya ketahui terlebih dahulu kondisi kulit anda. Jika sudah menetapkan pada pilihan gaun tertentu, coba pakai selama beberapa menit dan bila terasa gatal lebih baik pilih yang lain.

Bahan apapun yang kamu pilih, tetap ingat bahwa kamu akan memakainya beberapa jam di momen terpenting dalam hidup anda. Bahan tersebut harus nyaman, tidak memunculkan reaksi alergi dan menyerap keringat.

Warna gaun juga sebaiknya diperhatikan, karena tidak semua warna gaun akan cocok dengan warna kulit anda. Warna juga harus mempertimbangkan tema serta waktu resepsi acara. Ada beberapa bahan tertentu yang warnanya tidak bagus dipakai untuk siang atau malam hari. Anda dapat mengonsultasikan hal ini dengan bridal, karena akan cukup sulit menyelaraskan warna gaun dengan warna kulit, tema acara, tempat acara, serta waktu acara.

6. Adat, Budaya serta Keyakinan yang Dianut

Keluarga tertentu mungkin memberikan aturan yang ketat mengenai gaun pengantin, karena mempertimbangkan adat, budaya dan keyakinan. Gaun yang terlalu terbuka mungkin akan tidak begitu disukai di keluarga tertentu (meskipun kamu menyukainya).