Tips Membuat Travel Itinerary

Posted on
Tips Membuat Travel Itinerary 1Travel Backpack

Travel itinerary adalah rencana perjalanan, baik itu untuk liburan ataupun urusan bisnis. Apakah penting membuat travel itinerary? Tentu saja sangat penting, apalagi untuk para backpacker. Perencanaan perjalanan ini, mencakup semua hal dari kamu berangkat sampai kamu pulang kembali ke tempat semula. Apabila kamu tidak membuat travel itinerary maka kemungkinan besar kamu akan kehilangan kesempatan untuk berkunjung ke tempat wisata tertentu (karena kurangnya informasi), atau lebih tragis lagi tersesat dan tidak tahu arah jalan pulang.

Berikut ini cara membuat travel itinerary untuk tujuan wisata/ liburan. Semua hal sebaiknya direncanakan, mulai dari budget, tiket, transportasi di lokasi wisata, perkiraan waktu di tempat wisata, penginapan/ hotel, makan, dan sebagainya. Tujuannya yaitu perjalanan lancar, semua senang, dan kembali dengan selamat.

1. Tentukan Prioritas

Prioritas ini ditentukan berdasarkan keinginan kamu dan disesuaikan dengan budget serta waktu yang tersedia. Jika kamu ingin untuk berkunjung ke suatu tempat wisata yang spesifik, maka harus dipertimbangan beberapa hal berikut ini:
– jarak tempuh dari titik kamu mendarat di tempat tersebut,
– kondisi perjalanan macet atau tidak,
– apakah sedang high/ low season, karena ini menentukan harga tiket pesawat/ penginapan, dan seberapa ramaikah di tempat wisata tersebut. Saya sendiri lebih memilih waktu-waktu di low season karena biasanya lebih hemat untuk beberapa hal dan tidak terlalu ramai di lokasi wisata. Misalnya, bila kamu merencanakan untuk berliburan ke Bali, beberapa lokasi wisata akan sangat macet dan sangat penuh ketika high season.
– jumlah hari kunjungan, bila waktu pendek kemungkinan hanya sedikit tempat wisata yang dapat kamu kunjungi. Apalagi bila jarak antar lokasi wisata berjauhan.

2. Susun Rencana Perjalanan

Membuat travel itinerary yang paling mudah adalah dengan mencontohnya dari internet, apalagi bila lokasi tujuan wisata kamu adalah favorit masyarakat dunia. Namun, lebih baik kamu sesuaikan travel itinerary yang kamu dapat dari internet tersebut, kurangi hal-hal yang kamu tidak mau, sisipkan rencana perjalanan ke tempat wisata yang kamu mau, sesuaikan dengan budget yang kamu punya. Buat perjalanan lebih berkesan, misalnya bila kamu suka bersepeda, sisipkan rencana “short trip” untuk mengelilingi tempat wisata tersebut menggunakan sepeda. Perjalanan wisata kamu akan jauh lebih berkesan bila kamu menyisipkan hal-hal yang kamu sukai.

Travel untuk wisata/ liburan pada dasarnya adalah eksplorasi hal-hal baru. Kenali budayanya, kenali cara hidupnya, hormati adatnya, cicipi masakan tradisionalnya, dan nikmati liburannya. Cari tahu informasi hal-hal unik yang bisa dicoba di tempat wisata tersebut, lengkapi perjalanan wisata kamu dengan hal-hal baru dan unik. Cari pengalaman yang berbeda.

3. Perhitungkan Waktu

Saat ini kamu akan dengan mudah memperhitungkan jarak dan waktu tempuh dari satu tempat ke tempat lain, dengan menggunakan google map. Atau cukup mencari tahunya di internet, dengan memasukan keyword, “jarak dan waktu tempuh dari x ke y”. Perhitungkan kondisi lalu lintasnya serta pilih sarana transportasi yang tepat, di jaman sekarang tidak ada tempat yang tidak macet, kecuali kamu berlibur ke kepulauan/ tempat terpencil. Buat perhitungan waktu yang realistis untuk menghindari hal-hal yang berpotensi merugikan anda, seperti ketinggalan pesawat, terlalu lama bermacet-macetan di jalan, ataupun tertipu sopir taksi nakal.

4. Cari Informasi Sebanyak-banyaknya

Cara yang paling mudah adalah dengan membeli buku panduan wisata ke tempat tertentu. Browsing internet, baca blog-blog mengenai travel tertentu, baca forum di internet mengenai travel tentu, sangat banyak sumber informasi yang bisa kamu dapatkan dari internet. Berikut ini beberapa informasi yang sebaiknya kamu cari tahu:
– budaya/ adat/ kebiasaan sehari-hari masyarakat lokal, tujuannya untuk menghormati masyarakat tempat wisata yang akan kamu kunjungi, supaya tidak salah ucap, tidak salah tingkah, dan tidak salah pakaian.
– makanan yang dapat kamu makan dan harganya, misalnya untuk muslim yang tidak memakan daging babi, dan tidak meminum alkohol.
– aturan pemerintah setempat, misalnya di Singapura yang penuh aturan, salah-salah kamu bisa didenda karena hal yang biasanya dianggap sepele di Indonesia.
– sarana transportasi yang tersedia.
– kondisi cuaca dan suhu tempat wisata, menentukan perbekalan yang harus kamu bawa mulai pakaian, sepatu dan sebagainya.
– penginapan dan aksesnya.

5. Sesuaikan Rencana dengan Partner/ Grup Anda

Masing-masing orang tentu mempunyai tujuan dan keinginannya masing-masing. Misalnya bila kamu berlibur dengan pasangan, kamu dapat membicarakannya terlebih dahulu tempat-tempat yang akan dikunjungi. Jika kamu berlibur dengan orang tua, maka rencanakan liburan kamu lebih santai, karena akan lebih banyak membutuhkan waktu beristirahat, dan sebaiknya jarak diantara tempat wisata tidak begitu berjauhan, atau sesuaikan tempat menginap yang lokasinya tidak jauh dari tempat wisata.

Travel dengan grup kamu akan menghasilkan pengalaman yang berbeda. Berbeda dengan travel bersama keluarga (orang tua, suami, istri, anak, cucu). Travel grup biasanya bersama teman-teman kerja/ teman-teman sebaya. Itinerary dapat kamu buat lebih ‘padat’, karena biasanya travel bersama-teman-teman akan lebih bersemangat untuk eksplorasi tempat wisata. Perencanaan perjalanan sebaiknya diskusikan bersama-sama, bila ada tempat yang tidak disukai beberapa anggota grup maka dapat dicari solusinya, apakah itu dengan membuat perjalan berpisah sementara atau tetap bersama-sama.

6. Buat Catatan Penting

Anda sebaiknya membuat catatan-catatan penting sebagai panduan ketika berwisata. Catatan ini berisi beberapa hal sebagai berikut:
– alamat serta nomor telepon hotel.
– harga tiket masuk tujuan wisata.
– tarif sarana transportasi.
– alamat serta nomor telepon embassy, bila kamu jalan-jalan ke luar negeri.
– nomor telepon darurat, polisi, SAR, dan sebagainya.

Jika persiapan sudah selesai, budget sudah dihitung, beli tiket, booking hotel, berangkat! Anda akan lebih mantap untuk menjelajahi tempat wisata tujuan. Jangan lupa membawa cadangan budget, tetapi tetap berpatokan pada travel itinerary yang sudah kamu buat sebelumnya. cadangan ini hanya untuk berjaga-jaga bila ada perubahan tarif transportasi, tarif hotel dan makanan. Beberapa pos budget kemungkinan akan membengkak banyak bila tidak ditetapkan sebelumnya, yaitu budget oleh-oleh/ souvenir, budget makan dan transportasi.

Apabila kamu tidak ada waktu untuk membuat travel itinerary sendiri, kamu dapat join travel dengan orang lain. Biasanya travel agent menyediakan beberapa paket liburan, misalnya liburan di daerah Belitung dengan quota 10 orang, kamu dapat join, tetapi apa yang kamu dapatkan bisa jadi tidak sesuai dengan ekspektasi anda.

Selamat berwisata!