Tips

Tips Mengatasi Stres di Tempat Kerja

Tips Mengatasi Stres di Tempat Kerja 1

Tips Mengatasi Stres di Tempat Kerja 2Stress

Stress adalah sebuah bentuk ketegangan dari psikis, mental, emosi dan juga fisik, yang mempengaruhi aktivitas, kinerja dan produktivitas orang yang bersangkutan. Stress ini dapat muncul karena adanya beban, yang dapat berbentuk apapun yang menyebabkan perubahan hidup seseorang sehingga memaksa orang tersebut harus melakukan penyesuaian terhadap perubahan yang terjadi.

Reaksi terhadap stress ini berbeda-beda, tidak spesifik, tetapi pengaruhnya menyeluruh baik itu secara fisik ataupun psikis. Stress ini menjadi keadaan kejiwaan yang populer di masa ini, khususnya di kota-kota besar. Tekanan pekerjaan, target, dead line, pertengkaran, masalah rumah tangga, mimpi dan keinginan, utang, gaya hidup dan sebagainya. Stress bukanlah suatu penyakit, tetapi sebuah konsekwensi logis dari manusia yang berpikir. Jika manusia tidak berpikir, tentu tidak akan stress bukan?

Jika stress di tempat kerja tidak ditangani dengan cepat dan tepat, maka kamu akan mengalami lebih banyak masalah yang kemungkinan besar akan menjadi penambah beban. Stress di tempat kerja merupakan sebuah respon secara fisik dan emosional, cenderung berbahaya dan destruktif. Stress pada kondisi kronis akan berbahaya terhadap kesehatan fisik dan mental.

Satu hal yang pasti adalah ketegangan di tempat kerja tidak dapat selalu dihindari, tetap harus dihadapi apalagi bila itu berkaitan dengan perkerjaan dan tanggung jawab anda. Di jaman sekarang, khususnya di Jakarta, dimana upah buruh tidak sepadan dengan kapasitas dan kompetensi yang dapat diberikan untuk perusahaan, menjadikan tanggung jawab pekerjaan tidak sesuai dengan kemampuan dan sumber daya pekerja. Mau tidak mau, beban pekerjaan akan lebih besar daripada kapasitas pekerja.

Stres di tempat kerja dapat juga disebabkan oleh perubahan organisasi dan struktur, transisi internal, less recognition and high punishment, perubahan prosedur kerja baru, tidak adanya peluang untuk meningkatkan karir di perusahaan, ketidakjelasan tugas dan tanggung jawab yang diberikan, tidak ada perencanaan kerja, dan ancaman di kalangan karyawan.

Stres harus dihadapi dan dikelola dengan langkah-langkah tertentu. Mengapa harus dikelola? Karena stres dapat diputar balik kutubnya menjadi dorongan yang positif. Misalnya bila seseorang stres karena utang yang menumpuk, bila dapat diberdayakan menjadi dorongan positif tentu akan lebih memotivasi untuk mencari cara bagaimana supaya utang itu terbayarkan, baik dengan bekerja lebih pintar, cari usaha sampingan, ataupun solusi lain.

Efek stres pada fisik yang paling umum adalah sakit kepala,serangan jantung, stroke, obesitas, tekanan darah tinggi, gangguan tidur dan kadang gangguan pencernaan. Stres yang dipendam dan dipelihara akan berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh. Sementara itu secara psikis, efeknya dapat berupa panik, depresi, susah konsentrasi, emosi negatif dan cemas. Efek buruk secara global, dapat menyebabkan terhambatnya emosi positif, pengambilan keputusan buruk, tingkat kepuasan kerja rendah, dan penurunan kinerja pekerja yang akhirnya menyebabkan kinerja organisasi juga menurun serta kerugian finansial.

Berikut ini beberapa Tips untuk mengatasi dan mengelola stres di tempat kerja,

1. Perbaiki manajemen waktu anda. Jika kamu sering telat, atau sering datang on time maka segeralah dirubah. Awali hari dengan baik, tidak terburu-buru, tidak emosi, dan sarapan yang baik dan tidak berlebihan. Ini untuk mengurangi stres karena morning rush dan emosi yang tidak terkontrol.

2. Rencanakan setiap aktivitas kamu dengan baik. Perencanaan yang baik dibuat tidak hanya short term (jangka pendek), tetapi juga mid term, dan long term. Ada rencana harian, mingguan dan bulanan. Perencanaan ini dibuat supaya kamu dapat melihat sejauh mana batas kemampuan anda, dan seberapa banyak pekerjaan yang menjadi tanggung jawab anda.

3. Buat skala prioritas pekerjaan dan tanggung jawab, mana yang harus diselesaikan terlebih dahulu.
Ini untuk mengurangi penyebab stres karena dead line.

4. Jika kamu mempunyai tim, maka rencanakan apa, bagaimana, kapan dan siapa yang bertanggungjawab terhadap tugas-tugas tertentu. Delegasikan tanggung jawab kepada bawahan anda, dan berikan toleransi kepada sesama tim, baik itu atasan atau bawahan.

5. Bangun iklim kerja yang menyenangkan dan tidak kaku. Iklim kerja yang baik dapat meningkatkan produktivitas jauh lebih baik. Sikap terbuka, komunikasi yang baik sesama pekerja, dan persaingan yang sehat.

6. Pastikan kamu memahami setiap tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepada anda. Tidak perlu ragu bertanya, lebih baik bertanya terlebih dahulu daripada salah mengerjakannya. Jika kamu superior, brief dengan jelas setiap anggota tim mengenai tugas dan tanggungjawabnya.

7. Jika sudah terasa jenuh, pusing, dan susah berpikir, sudah ketikanya istirahat. Beberapa kali break selama beberapa menit, jangan melakukan apapun. Ingat “7 habit of highly effective people”, salah satunya adalah “sharpen the saw”.

8. Berikan apresiasi dan penghargaan kepada karyawan yang mengerjakan tugasnya dengan baik, termasuk kepada diri kamu sendiri. Ini dapat mempertahankan semangat dalam tim. Dapat juga dilakukan perayaan-perayaan kecil bila mendapatkan pencapaian tertentu, atau rekreasi bersama.

9. Ciptakan lingkungan kerja yang nyaman, air conditioning yang bekerja dengan baik, tempat duduk yang nyaman, peralatan pendukung pekerjaan yang mumpuni (PC, printer, scanner, dan sebagainya). Minimalisir gangguan dari luar, seperti suara-suara bising, ventilasi yang baik, cahaya yang cukup dan tidak berlebihan.

10. Jangan menunda-nunda pekerjaan dan tidak usah overtime bila benar-benar tidak diperlukan. Bahkan sebaiknya overtime harus dihindari, karena overtime sebenarnya adalah tanda bahwa kurang baiknya manajemen waktu anda. Pada perusahaan yang baik, kapasitas sebuah posisi benar-benar diukur, dijabarkan menjadi persyaratan kualifikasi dan job description tertentu. Pengukurannya bahkan sangat detail sampai dengan estimasi waktu pengerjaan tugas-tugas yang termasuk ke dalam deskripsi pekerjaannya. Namun bila manajemen waktu kamu sudah baik tapi masih tetap harus overtime, maka sudah ketikanya kamu minta promosi (naik gaji), karena itu artinya kamu mengerjakan tugas lebih tinggi dari kapasitas jabatan anda.

Demikian 10 Tips untuk mengatasi dan mengelola stres di tempat kerja, semoga bermanfaat.