Tips

Tips Menghadapi Bencana Gempa Bumi

Tips Menghadapi Bencana Gempa Bumi 1

Tips Menghadapi Bencana Gempa Bumi 2Seismograf yang mengukur dan mencatat gempa bumi

Bagi kita yang tinggal di Indonesia sebaiknya waspada akan terjadinya bencana gempa bumi. Resiko gempa bisa kapan saja karena Indonesia berada pada lempeng Indo-Australia, Eurasia dan lempeng Pasifik. Pada umumnya kita menjadi panik karena tidak tahu cara berhadapan dengan gempa. Berikut ini beberapa Tips dalam menghadapi gempa bumi.

Sikap dan Tindakan Umum Saat Menghadapi Gempa

– tenangkan diri, jangan panik supaya dapat berpikir untuk mencari perlindungan terbaik
– segera pergi ke tempat perlindungan terbaik.
– condongkan badan ke depan untuk melindungi dada.
– silangkan tangan di atas kepala dan tengkuk untuk melindungi kepala dari benda yang jatuh dari atas.
– gunakan kaki terkuat kamu untuk bertumpu dan menjaga keseimbangan. Ini adalah posisi siap sedia, seandainya kondisi mengharuskan kamu untuk bangkit dengan cepat.
– pantau terus perkembangan bencara melalui, radio, televisi ataupun alat komunikasi lainnya
– jangan berpikir untuk menyelamatkan benda-benda ketika gempa bumi terjadi, nyawa kamu lebih penting.

Jika gempa di dalam ruangan

– tetap bersikap tenang dan jangan panik.
– jauhi benda-benda yang kemungkinan dapat melukai anda, misalnya jendela, kaca, rak, lemari, tempelan dinging, cermin, lampu gantung, lukisan, dan barang-barang lain yang kemungkinan jatuh.
– biasanya tempat perlindungan terbaik adalah di bawah meja.
– ketika berlari menuju tempat berlindung, lindungi kepala dengan tangan, bantal, tas, helm atau apapun yang dapat digunakan untuk melindungi kepala anda.
– mendekatlah ke dinding bangunan atau ke struktur yang paling kuat di bangunan tersebut.
– bila di gedung tinggi, ketika gempa jangan gunakan lift tapi gunakan tangga darurat.
– pastikan gempa sudah benar-benar reda, sebelum kamu memutuskan untuk keluar dari tempat perlindungan.
– lari ke tempat terbuka

Jika gempa malam hari di rumah

– tetap tenang dan jangan panik.
– bila kamu di tempat tidur jangan terburu-buru keluar, lebih baik berlindung di bawah tempat tidur ataupun meja.
– lindungi kepala kamu menggunakan tangan atau bantal.
– bila goncangan sudah reda, segera perika anggota keluarga kamu dan bawa ke tempat aman atau ke tempat terbuka.
– gempa dapat menyebabkan aliran listrik putus, tetapi untuk penerangan jangan menggunakan lampu minyak ataupun lilin. lebih baik menggunakan senter. karena itulah selalu siapkan senter di dekat anda, misalnya menyimpan senter darurat di bedside table.

Jika gempa terjadi di luar ruangan

– tetap tenang dan jangan panik.
– bila dalam keramaian segera cari perlindungan dan minta orang lain supaya tidak panik juga.
– segera pindah ke tempat terbuka bila goncangan mulai reda. Cari tempat yang jauh dari gedung, baligo, jembatan, tiang listrik, fly over ataupun pepohonan besar
– selalu waspada akan kemungkinan gempa susulan
– bila kamu sedang berada di daerah pegunungan, dekat dengan tebing ataupun lereng, waspadalah terhadap batu ataupun tanah longsor yang kemungkinan besar terjadi akibat gempa.
– bila sedang di pantai, segeralah pindah ke tempat tinggi yang jaraknya cukup jauh dengan pantai, ini untuk menghindari kemungkinan terjadinya tsunami.
– bila gempa ketika mengemudikan kendaraan sebaiknya hentikan mobil di tempat terbuka. Jangan berhenti dekat bangunan, tiang listrik, pepohonan, jembatan, jembatan layang ataupun terowongan.
– bila kamu sedang ada di bandara, perhatikan jalur evakuasi dan larilah ke pintu keluar, cari tempat terbuka atau tempat aman

Sikap dan Tindakan yang Sebaiknya Dilakukan Setelah Gempa

– tetap waspada terjadinya gempa susulan
– periksa kondisi anda, apakah terdapat luka atau cedera
– perhatikan dan periksa lingkungan sekeliling anda, ada kemungkinan kebakaran, reruntuhan atau lainnya
– bila ada orang terluka cobalah berikan pertolongan pertama
– tolonglah juga orang yang terjebak di dalam reruntuhan
– hubungi nomor telepon darurat bencana
– bila kamu menemukan orang yang terluka serius, jangan memindahkan posisinya karena kemungkinan besar akan memperparah kondisinya. Kecuali bila kamu seorang paramedic dan tahu apa yang harus dilakukan.
– bila kamu dalam posisi terjebak di dalam reruntuhan, cobalah menarik perhatian dengan membuat suara atau tanda lainnya, supaya posisi kamu diketahui orang di luar.
– bila memungkinkan lindungi diri kamu dengan pakaian tertutup seperti celana panjang, baju lengan panjang, sepatu, sarung tangan dan topi atau helm.
– hati-hati terhadap puing-puing, kaca, ataupun barang-barang yang pecah. lihat kemana kaki kamu melangkah
– tetap pantau perkembangan informasi mengenai gempa dari pihak yang berwenang, televisi, radio ataupun alat komunikasi lainnya.
– ikuti petunjuk dari pihak yang berwenang
– bila diharuskan mengungsi, waspadai kemungkinan penyakit menular seperti diare, campak, ISPA.
– tetaplah berperilaku hidup sehat, dengan cuci tangan setelah buang air besar dan sebelum makan, dan buang air besar pada tempatnya.

Siap siaga menghadapi gempa bumi

– gempa bumi adalah bencana yang tidak dapat dihindari dan dapat terjadi secara tiba-tiba. Oleh karena itu, kita harus selalu siap siaga sebelum bencana terjadi.
– kenali daerah sekitar anda, apakah rawan gempa atau tidak. Cari dan tetapkan tempat-tempat yang dapat dijadikan tempat perlindungan serta hindari tempat-tempat yang mungkin berbahaya.
– ketika kamu masuk ke sebuah bangunan, perhatikan dimana letak pintu keluar, jalur darurat serta tangga darurat. Perhatikan juga titik kumpul yang biasanya disediakan oleh pengelola gedung.
– biasakan untuk selalu mematikan air, kompor, listrik bila selesai digunakan
– catat dan simpan nomor-nomor telepon penting yang dapat dihubungi seandainya terjadi bencana.
– atur kamar tidur kamu supaya aman dari gempa, misalnya dengan tidak menyimpan benda-benda yang mudah jatuh di sekitar tempat tidur anda.
– atur juga tata letak barang di rumah anda, pastikan lemari benar-benar tidak berpindah tempat ketika gempa, pastikan benda yang digantung di dinding melekat kuat, buat jalur evakuasi dan pastikan juga jalur evakuasi tersebut tidak terhalangi oleh barang-barang.
– ingatlah bahwa gempa yang terjadi mempunyai kemungkinan sebagai awal dari gempa utama yang lebih besar.

Demikian Tips untuk menghadapi gempa bumi, semoga bermanfaat!